Home » » Seribu Prajurit TNI AD Bakal Diisi Dari Pemuda Papua Barat

Seribu Prajurit TNI AD Bakal Diisi Dari Pemuda Papua Barat

Posted by INDONESIA MANDIRI on September 03, 2020

Akhiri masa jabatannya sebagai Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra berpamitan dengan pejabat dan warga Kabupaten Fakfak, Papua Barat
Fakfak (IndonesiaMandiri) – Kodam XVIII/Kasuari berencana menerima calon prajurit level kepangkatan Bintara (Sersan) dari Program Pemerintah untuk Papua, yaitu Otonomi Khusus (Otsus) sejumlah 1000 orang Prajurit TNI AD. Jumlah ini berasal dari seluruh kabupaten dan kota di seantero Papua Barat, dengan cara mereka (para calon) mendaftarkan dirinya ke Korem dan Kodim terdekat di wilayah masing-masing.

“Hal tersebut Alhamdulillah sudah disetujui oleh Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo Subiyanto dan Bapak Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad). Prajurit yang sudah lulus akan dididik di Rindam di seluruh Indonesia, karena keterbatasan sarana dan prasarana yang berada di Rindam XVIII/Kasuari. Harapannya, para prajurit yang sudah dididik di seluruh Indonesia ini akan ditugaskan kembali ke wilayah kabupaten dan kota di seluruh Papua Barat. Hal ini sebagai bentuk motivasi untuk menggerakkan generasi muda agar lebih maju dalam menjaga stabilitas keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, Pangdam XVIII/Kasuari, didepan unsur Forkopimda Kabupaten Fakfak, para tokoh adat-agama-masyarakat Fakfak, serta para Prajurit dan Persit KCK Kodim 1803/Fakfak, di gedung serba guna Winder Tuare, Fakfak, Papua Barat (4/9).
Pernyataan Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra tersebut, sekaligus berpamitan karena akan pindah tugas ke Jakarta dalam rangka pergeseran dan promosi jabatan, yang semula menjabat Pangdam XVIII/Kasuari berpangkat Mayor Jenderal (Bintang dua), menjadi Koordinator Staf Ahli atau Koorsahli Kasad di Mabesad dengan pangkat Letnan Jenderal (Bintang tiga).
Menghadapi masa pandemi Covid-19 yang  masih mengancam di wilayah Papua Barat, Pangdam berucap, semua pihak harus berusaha keras dengan menyatukan kekuatan bersama, antara Pemda, TNI, Polri dan seluruh komponen bangsa guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yang salah satunya adalah dengan melakukan pendisiplinan protokol kesehatan di lingkungan keluarga maupun bagi masyarakat di sekitar.
“Secara khusus kepada Prajurit di jajaran Kodam XVIII/Kasuari, saya perintahkan agar senantiasa memedomani dan mengamalkan 8 Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari ditengah kehidupan modern saat ini, dimana akses komunikasi memudahkan kita menerima segala informasi, baik yang positif maupun yang belum dapat dikonfirmasi kebenarannya atau yang kita kenal dengan istilah hoaks," perintah Pangdam.
Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra mohon pamit dan mohon doa restu, sehubungan dengan berakhirnya masa tugasnya sebagai Pangdam XVIII/Kasuari. “Berkaitan hal tersebut, selaku pribadi menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Bupati dan Forkopimda, keluarga besar Kodim 1803/Fakfak, serta segenap komponen masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Fakfak atas kerja sama yang telah dibina selama ini dengan baik," jelasnya.

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala