Home » » Terhadap Aksi Brutal Setelah Proklamasi, Raja Belanda Minta Maaf ke Indonesia

Terhadap Aksi Brutal Setelah Proklamasi, Raja Belanda Minta Maaf ke Indonesia

Posted by INDONESIA MANDIRI on Maret 11, 2020

Raja dan Ratu Belanda saat diterima Presiden Jokowi Di Istana Presiden Bogor
Bogor (IndonesiaMandiri) - Raja Belanda Willem Alexander menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan Pemerintah Belanda kepada Presiden Jokowi. Raja Willem bukan minta maaf atas kekerasan di masa penjajahan, namun untuk kekerasan yang terjadi setelah proklamasi. Seperti diketahui, Belanda sempat menjajah Indonesia selama lebih dari 3,5 abad. Purna Indonesia merdeka 1945, masih terjadi peperangan dengan pihak Belanda dalam momen yang umum disebut sebagai Agresi Militer I dan II.

"Di tahun-tahun setelah diumumkannya Proklamasi, terjadi sebuah perpisahan yang menyakitkan dan mengakibatkan banyak korban jiwa. Selaras dengan pernyataan pemerintahan saya sebelumnya, saya ingin menyampaikan penyesalan saya dan permohonan maaf untuk kekerasan yang berlebihan dari pihak Belanda di tahun-tahun tersebut," ujar Raja Willem di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (10/3).

Pidato Willem disampaikan dalam bahasa Inggris. Protokol Setpres lalu membagikan terjemahan pidato tersebut. "Saya melakukan ini dengan kesadaran penuh bahwa rasa sakit dan kesedihan bagi keluarga-keluarga yang terdampak masih dirasakan sampai saat ini," ucap Raja Willem.

Saat ini, dia melanjutkan, hubungan Belanda-Indonesia sudah terjalin erat. Ada kerja sama di sejumlah bidang, termasuk di bidang pendidikan. “Banyak orang di Belanda merasakan ikatan yang kuat dengan Indonesia. Sungguh membahagiakan bahwa, sebaliknya, semakin banyak generasi muda Indonesia menunjukkan minat ke negara kami. Ini terlihat dalam jumlah mahasiswa dan mahasiswi yang datang untuk belajar di Belanda. Terlebih, ini juga terlihat dalam jalinan kerja sama erat antara kedua negara kita dalam bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, pengelolaan air, perlindungan alam dan iklim," jelasnya.

Sebelumnya beredar informasi, akan ada unjuk rasa menyambut Raja dan Ratu Belanda. Para pengunjuk rasa adalah putera-puteri atau keluarga peristiwa Westerling di Sulawesi Selatan dan Rawagede di Jawa Barat. Hal serupa juga terjado di Medan, Sumatera Utara (ma).

Foto: Istimewa

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala