Home » » Permudah Pengawasan, TNI Bentuk Empat Komando Gabungan Di Kogabwilhan I

Permudah Pengawasan, TNI Bentuk Empat Komando Gabungan Di Kogabwilhan I

Posted by INDONESIA MANDIRI on Maret 24, 2020

Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono saat jumpa pers tentang sistem pengamanan di wilayahnya
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Guna perkuat pengawasan dalam percepatan penanganan Covid-19, TNI bentuk empat Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di empat wilayah yang melibatkan gabungan TNI-Polri, Kementerian/Lembaga dan Relawan  yang dipimpin oleh para Pangkotama Ops TNI dibawah kendali Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan/Pangkogabwilhan I. Hal tersebut disampaikan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono saat jumpa pers di Graha BNPB Jalan Pramuka, Jakarta Timur (23/3).

“Empat Kogasgabpad tersebut adalah untuk Wisma Atlet Jakarta dipimpin Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono, Batuna dipimpin Pangkoopsau I Marsda TNI M. Khairul Lubis, Pulau Sebaru dipimpin Pangkoarmada I Laksda TNI Muhammad Ali, dan Pulau Galang dipimpin Pangdam 1/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah,” terangnya.

Pangkogabwilhan I menuturkan, saat ini sedang dikonsentrasikan kesiapan Wisma Atlet sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19, dengan melengkapi sarana prasarana medis, ruang observasi dan tenaga medis gabungan. Dimana kesiapan operasionalnya telah ditinjau langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Kogasgabpad Wisma Atlet didukung personel berjumlah 566 orang dan dibagi menjadi tiga Satgas.  Pertama, Satgas Pendamping 225 orang beranggotakan tenaga medis dari Kemenkes, Puskes TNI, Puskesad, Yonkes Kostrad, Yonkes Marinir, Yonkes AU, Dokkes Polri dan dari Sukarelawan, yang bertugas menangani pasien Covid-19 di ring-1.

Kedua, Satgas Pendukung 161 orang dari Kogabwilhan-1, Kodam Jaya, Satkomlek TNI, Yon Bekang, Kemen PUPR, Ahli Gizi dan Chief yang menangani dukungan Kodal, kemarkasan, administrasi logistik serta peralatan. Ketiga, Satgas Pengamanan 180 orang dari Kopassus, Marinir dan Paskhas ditempatkan di ring-1, 2 dan 3.

Menurut Laksdya TNI Yudo, untuk Tower 7 Wisma Atlet akan dipakai sebagai ruang isolasi dan observasi, dan sudah tersedia kamar, tempat tidur kurang lebih untuk 1600 orang. “Setiap lantai ada 32 kamar untuk pasien, dua kamar untuk tim perawat dengan masing-masing kamar ada tiga tempat tidur,” jelasnya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala