Home » » Orang Asli Papua Jalani Proses Rekrut Jadi Prajurit TNI

Orang Asli Papua Jalani Proses Rekrut Jadi Prajurit TNI

Posted by INDONESIA MANDIRI on Senin, 02 Desember 2019

Kodam XVIII/Kasuari untuk ketiga kalinya rekrut orang papua asli untuk jadi TNI
Manokwari (IndonesiaMandiri) - “Tujuan kita selain untuk merekrut personel TNI AD, juga berusaha untuk menanamkan kesadaran bernegara khususnya kepada orang asli Papua. Karena persoalan di Papua ini panjang dan kita TNI Angkatan Darat punya peranan besar di negara ini,”’jelas Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau selaku Ketua Tim dihadapan anggota Pemeriksa/Penguji (Rik/Uji) Tingkat Pusat Penerimaan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang II-2019 wilayah Kodam XVIII/Kasuari, pada Sidang Pantukhir di Manokwari, Papua Barat beberapa hari lalu.

Sidang Panitia Penentu Akhir atau Pantukhir Pusat diikuti 722 orang pemuda Calon Tamtama. Mereka terdiri dari 393 orang Putra Asli Daerah Papua (PADP), 307 Non Putra Asli Daerah Papua (NPADP), dan 22 orang warga pendatang. Melalui sidang ini rencananya akan diambil 317 orang untuk dididik menjadi Prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua.


"Kita sudah berulang kali melakukan seleksi dan saya memimpin seleksi ini sudah tahun ketiga. Kita berusaha untuk memperbaiki dari tahun ke tahun, memperbaiki hasil-hasil seleksi untuk kepentingan TNI Angkatan Darat," ucap Mayjen Joppye. "Saya sering ingatkan kepada kita, kepada panitia, bahwa seleksi yang kita lakukan ini diarahkan untuk kepentingan TNI Angkatan Darat dan Negara Indonesia untuk jangka panjang ke depan," sambungnya.


Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Yoppye turun langsung dalam seleksi prajurit TNI asal Papua
Pada kesempatan sama, Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat Mayjen TNI Heri Wiranto selaku Ketua Panitia Tingkat Pusat Penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II-2019, dalam sambutannnya dibaca Brigjen TNI Sutjipto selaku Wakil Ketua Tim Rik/Uji Tingkat Pusat, secara khusus berharap agar kegiatan Pantukhir dimanfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan pengecekan secara fisik, guna mendapatkan calon Tamtama yang berkualitas dan mampu bertugas sebagai garda terdepan, dalam melaksanakan tugas pokok sesuai dengan kebutuhan organisasi TNI.


Aspers Kasad berpesan agar sidang pemilihan Cata PK TNI AD berjalan dengan baik. “Utamakan kepentingan organisasi, laksanakan kegiatan sidang secara efektif dan efisien, serta tepati waktu pelaksanaan pelaporan hasil sidang," tegaw Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri