Home » » Pangdam IV: “Prajurit Harus Malu Jika Berbuat Pelanggaran”

Pangdam IV: “Prajurit Harus Malu Jika Berbuat Pelanggaran”

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI M. Effendi
Semarang (IndonesiaMandiri) - Prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro yang profesional harus selalu berbuat dan bertindak terbaik serta mampu kendalikan diri agar tidak melakukan perbuatan menyimpang atau melanggar aturan/norma yang telah ditetapkan. Prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro harus malu jika berbuat pelanggaran, karena selain melukai diri sendiri juga akan menciderai satuannya. Hal ini disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi saat upacara Bendera 17-an di Maret, di lapangan Makodam IV/Diponegoro (18/3).


Pangdam menyampaikan, untuk meminimalisir pelanggaran maka pembinaan Satuan harus terus ditingkatkan, salah satunya melalui kepemimpinan lapangan yang efektif guna membentuk Prajurit dan satuan profesional, militan dan modern. Yang tak kalah pentingnya adalah para prajurit dan PNS harus senantiasa meningkatkan disiplin, dedikasi dan loyalitas untuk memperkokoh integritas sebagai abdi negara yang militan.



Pangdam juga menyoroti pelaksanaan tertib administrasi program dan anggaran di lingkungan Kodam IV/Diponegoro. Program kerja dan anggaran harus dilaksanakan secara teliti, transparan, taat pada aturan dan akuntabel mulai tahap perencanaan hingga pelaporan.

“Prajurit harus tidak malas, karena bila kurang pintar masih bisa belajar, tetapi kalau malas itu watak yang sulit diperbaiki”, tegas Pangdam.



Terkait dengan Pesta demokrasi Pilpres dan Pileg April 2019, Pangdam mengingatkan, “netralitas TNI bukan saja harga diri, tetapi juga harga mati.” Disampaikan, para prajurit Kodam IV/Diponegoro harus mampu mengayomi dan menempatkan diri dengan baik diantara semua pihak yang sedang berkompetisi (lw).

Thanks for reading & sharing Indonesia Mandiri

Previous
« Prev Post

Menuju Indonesia Mandiri

Populer