Home » » KLHK Terima Aksi Damai Masyarakat Untuk Cagar Alam Kamojang&Gunung Papandayan

KLHK Terima Aksi Damai Masyarakat Untuk Cagar Alam Kamojang&Gunung Papandayan

Posted by INDONESIA MANDIRI on Minggu, 10 Maret 2019

Aksi Aliansi Cagar Alam Jabar Diterima pejabat KLHK
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Sekitar 200-an orang tergabung dalam Aliansi Cagar Alam Jawa Barat melakukan aksi damai di kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK (6/3). Aksi damai ini merupakan tanggapan masyarakat atas ditetapkannya Keputusan Menteri LHK Nomor: SK.25/MENLHK/SETJEN/PLA.2/1/2018 pada 10/1/2018 tentang Perubahan Fungsi dalam Fungsi Pokok Kawasan Hutan dari sebagian Cagar Alam Kamojang seluas ±2.391 ha dan Cagar Alam/CA Gunung Papandayan seluas ±1.991 ha menjadi TWA (Taman Wusata Alam) di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Masyarakat sampaikan empat rekomendasi kepada KLHK, yaitu: 1) Empat Dirjen terkait diminta untuk merekomendasikan kepada Menteri LHK untuk menangguhkan SK.25/MENLHK/SETJEN/PLA.2/1/2018; 2) KLHK secepatnya membentuk tim kajian dengan melibatkan para pihak terkait, termasuk dari Aliansi Cagar Alam Jawa Barat; 3) Menghentikan sementara segala kegiatan di lokasi TWA; dan 4) Melakukan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan kawasan konservasi di wilayah kerja Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat.

Intinya Aliansi minta dikaji ulang SK diatas karena mengancam keberlangsungan Cagar Alam dan masyarakat yang ada di Jawa Barat. “Kami minta SK dicabut dan Menteri LHK menurunkan instruksi untuk merestorasi Cagar Alam”, ujar Wahyudi. Mewakili KLHK, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno yang menerima 25 orang perwakilan Aliansi CA Jabar, antara lain berasal dari Walhi Jabar, Walhi Eknas, YLBHI Jabar, YLBHI Nasional, dan Forum Komunikasi Pecinta Alam Bandung berjanji segera meneruskannya ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk dilakukan pengkajian.

“Saya setuju untuk dibentuk tim terpadu yang akan melakukan kajian komprehensif dengan melibatkan Aliansi Cagar Alam Jawa Barat,” janji Wiratno.
Kompleks hutan Gunung Guntur dan Papandayan ditetapkan sebagai kawasan hutan sejak Juli 1927. Pada 1979 hutan tersebut kemudian ditunjuk menjadi CA Kawah Kamojang, TWA Kawah Kamojang, CA Gunung Papandayan dan TWA Gunung Papandayan. Pada 1990 ditetapkan CA Kawah Kamojang seluas 7.805 ha dan TWA Kawah Kamojang seluas 481 ha, serta CA Gunung Papandayan seluas 6.807 ha dan TWA Gunung Papandayan seluas 225 ha (dh).

Foto: Dok. KLHK

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri