Kampanye Pengurangan Sampah Meriahkan Java Jazz Festival

Pengunjunh Java Jazz Festival diberi gratis suvenir pengurangan sampah plastik

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Gema Hari Peduli Sampah Nasional/HPSN terus dikampanyekan berbagai pihak untuk mengajak masyarakat peduli kelola sampah dengan benar. Kali ini Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK hadir meriahkan gelaran Java Jazz Festival (JJF) ke 15 di Jakarta International Expo Kemayoran 1-3 Maret. KLHK memanfaatkan JJF guna memberi informasi kepada pengunjung utamanya terkait pengelolaan sampah.

Mengusung tagline Less Waste More Jazz, KLHK bagikan souvenir kepada pengunjung berupa sedotan stainless steel untuk kurangi sampah sedotan plastik. Souvenir lain yang dibagi ke pengunjung dengan cuma-cuma adalah kantong belanja guna ulang. Melalui kedua benda tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar batasi penggunaan sedotan dan kantong plastik.

KLHK juga beri pengetahuan tentang perhutanan sosial, rahabilitasi lahan di daerah aliran sungai. Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK, Djati Witjaksono Hadi selaku penanggung jawab Paviliun KLHK di JJF menghimbau kepada pengunjung dan peserta JJF untuk menghindari dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai (single-use plastics) seperti kantong belanja plastik (gunakan tas pakai ulang), sedotan plastik (biasakan tanpa sedotan atau gunakan sedotan pakai ulang), hindari minuman kemasan plastik dan kemasan styrofoam (gunakan wadah makanan pakai ulang.

Pemerintah telah meluncurkan Gerakan Indonesia Bersih saat Rapat Kerja Nasional Indonesia Bersih di Jakarta (21/2). Fokus Gerakan Indonesia Bersih beri penekanan pada peningkatan perilaku hidup bersih sehat lingkungan keluarga, satuan pendidikan, kerja, dan komunitas (dh).

Foto: Dok. KLHK
Share:

Arsip