BRI Mandeh Marathon Run Jadi Daya Tarik Baru Wisata Sumbar

Menpar Arief Yahya dan pejabat BRI, Pemda bersama peserta marathon
Mandeh/Sumbar (IndonesiaMandiri) - Even olahraga berskala internasional BRI Mandeh Run berlangsung sukses dan meriah, diikuti 2000 pelari termasuk 43 pelari internasional dari Singapura, Brunei Darussalam, Perancis, Nigeria dan Belanda yang berhasil mencapai finish. Para peserta takjub dengan suguhan pemandangan Mandeh di Pesisir Selatan yang sangat elok dan indah. Event Sport Tourism Internasional pertama di Mandeh, Sumatera Barat ini diharapkan jadi even tahunan yang dapat menarik wisatawan ke Sumbar.

Lomba lari marathon ini terbagi menjadi kelas 5K, 10K, dan 21K. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya hadir bersama Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, dan Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni turut semarakkan acara di Mandeh yang sempat dijuluki Presiden Jokowi sebagai “Raja Ampat” nya Sumbar.


Keindahan alam Mandeh jadi tarik tersendiri
Menurut Arief, untuk menjadikan Mandeh setara destinasi kelas dunia. Dari sisi Akses, infrastruktur jalan sepanjang 43 kilometer dari Kota Padang sudah tersambung mulus dengan waktu tempuh hanya 2 jam perjalanan darat. “Saya ingat betul Presiden Joko Widodo pada 10 Oktober 2015, melakukan ground breaking di Puncak Paku untuk pembangunan infrastruktur jalan di Mandeh, hal itu menjadi modal awal untuk pengembangan pariwisata,” ujar Menpar Arief.


Dalam waktu dekat di Mandeh akan dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. KEK telah disetujui untuk dibangun di Bukit Ameh seluas 400 hektare. “Setelah ditetapkan menjadi KEK. Diharapkan pariwisata di Mandeh berkontribusi sebagai penyumbang jumlah wisatawan bagi Sumatera Barat,” jelasnya (pn/ma).



Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Arsip